Sejarah Cilacap Jawa Tengah

Post On: 21 November 2015 | By:

Sejarah Cilacap – Salah satu Kabupaten yang cukup potensial di Jawa Tengah ialah Cilacap. Disini banyak sekali potensi wisata dan bisnis yang bisa dikembangkan. Sama seperti kota lainnya, Cilacap juga merupakan kota yang memiliki cerita sejarah cukup panjang.

Stasiun Kroya cilacap

Berbicara mengenai sejarah Cilacap, pada dasarnya bisa dibagi menjadi dua zaman yakni di zaman Kerajaan Jawa dan zaman Penjajahan. Nah bagi Anda yang ingin tahu lebih dalam mengenai sejarah kota ini, simak informasinya berikut.

Sejarah Singkat Kabupaten Cilacap Jawa Tengah

  1. Zaman Kerajaan Jawa

Penelusuran mengenai sejarah di zaman Kerajaan Jawa diawali sejak zaman kerajaan Mataram Hindu sampai dengan Kerajaan Surakarta. Terbentuknya kabupaten Cilacap berasal dari beberapa wilayah kerajaan, yakni Majapahit, Adipati Pasir Luhur, dan Kerajaan Pakuan Pajajaran.

Menurut Husein Djadiningrat, Kerajaan Hindu Pakuan Pajajaran telah diserang oleh Kerajaan Islam Banten dan Cirebon. Mereka jatuh dan kalah pada tahun 1597, sehingga membuat separuh wilayahnya diserahkan kepada Kerajaan Pajajaran.

Maka dari itu cikal bakal pembentukan kabupaten Cilacap disebelah timur berasal dari Kerajaan Islam Pajang, sedangkan Barat berasal dari Kerajaan Cirebon. Selanjutnya kerajaan Pajang tersebut diganti dengan Kerajaan Islam Mataram.

Pada tahun 1595, kerajaan Mataram kemudian melakukan ekspansi ke Kabupaten Galuh yang berada di wilayah Kerajaan Cirebon. Menurut catatan kompeni Belanda di Benteng Batavia, tanggal 21 Ferbruari 1682 telah diterima sebuah surat yang berisi tentang perjalanan darat dari Citarum. Dimana daerah-daerah yang dilalui tersebut adalah Dyauhluhur dan Limbangan.

  1. Zaman Penjajahan Belanda

Sejarah Cilacap pada masa penjajahan Belanda dimulai ketika masa Rasiden Bayumas ke – 9, dimana Van de Moore mengajukan usul kepada Pemerintah Kolonial Belanda pada tanggal 3 Oktober 1855. Usul tersebut berisi mengenai pembentukan wilayah Kabupaten Cilacap. Bagi Belanda, usul tersebut berarti dua makna yakni permohonan persetujuan pembentukan Kabupaten Cilacap dan Organisasi Bestir Pribumi dengan pengeluaran anggaran lebih dari F.5.220 yang mana keduanya memerlukan persetujuan raja Belanda.

Setelah menerima surat keputusan dari Pemerintah Kolonial Belanda, melalui besluit Gubernur Jenderal pada tanggal 21 Maret 1856 Nomor 21 yang antara lain menetapkan Onder Regentschap Cilacap ditingkatkan menjadi Regentschap yang berarti Kabupaten Cilacap terbentuk.

Daftar Nama Bupati Cilacap Dari Awal Sampai Sekarang

  1. R. Tumenggung Tjakra Werdana II ( Th. 1858-1873)
  2. R. Tumenggung Tjakra Werdana III (Th.1873-1875)
  3. R. Tumenggung Tjakra Werdana IV (Th.1875-1881)
  4. R.M Adipati Tjakrawerdaya (Th.1882-1927)
  5. R.M Adipati Arya Tjakra Sewaya (Th.1927-1950)
  6. Raden Mas Soetedjo (Th.1950-1952)
  7. R. Witono (Th.1952-1954)
  8. Raden Mas Kodri (Th.1954-1958)
  9. D.A Santoso (Th.1958-1965)
  10. Hadi Soetomo (Th.1965-1968)
  11. HS. Kartabrata (Th.1968-1974)
  12. H. RYK. Moekmin (Th.1974-1979)
  13. Poedjono Pranyoto (Th.1979-1987)
  14. H. Mohamad Supardi (Th.1987-1997)
  15. H. Herry Tabri Karta, SH (Th.1997-2002)
  16. H. Probo Yulastoro, S.Sos, MM, M.Si (Th.2002-2009)
  17. H. Tatto Suwarto Pamuji (Th.2011-sekarang).

Itulah ringkasan sejarah Cilacap yang dapat kami sajikan. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda, salam.

asal mula kota cilacap, asal mula kota cilacap jateng, asal usul cilacap jawa tengah, profil probo yulastoro, sejarah jaman penjajahan dicilacap, sejarah kota cilacap di jawa tengah, sejarahcilacap, sejatah berdirinya polres cilacap