Hipertensi

Post On: 24 Maret 2016 | By:

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat. Satu-satunya cara mengetahui apakah Anda memiliki hipertensi adalah dengan mengukur tekanan darah. Periksa tekanan darah mereka setidaknya setiap lima tahun sekali.

Risiko Mengidap Hipertensi

Penyebab Hipertensi belum bisa dipastikan pada lebih dari 90 persen kasus. Seiring bertambahnya usia, kemungkinan Anda untuk menderita hipertensi juga akan meningkat.

hipertensi pemicu

Berikut ini adalah faktor-faktor pemicu yang diduga dapat memengaruhi peningkatan risiko hipertensi:

1. Berusia di atas 65 tahun.
2. Mengonsumsi banyak garam dan fast food
3. Kelebihan berat badan.
4. Memiliki keluarga dengan hipertensi.
5. Kurang makan buah dan sayuran.
6. Jarang berolahraga.
7. Minum terlalu banyak kopi (atau minuman lain yang mengandung kafein).
8. Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.

9. Stress
Risiko mengidap hipertensi dapat dikurangi dengan mengubah hal-hal di atas dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga bisa membantu diagnosis pada tahap awal. Diagnosis Hipertensi sedini mungkin akan meningkatkan kemungkinan untuk menurunkan tekanan darah ke taraf normal. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat tanpa perlu mengonsumsi obat.

Baca Juga :

Bahaya Manfaat Kerokan

Cara mengurus STNK yang hilang

Mengukur Tekanan Darah

Kekuatan darah dalam menekan dinding arteri ketika dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh menentukan ukuran tekanan darah. Tekanan yang terlalu tinggi akan membebani arteri dan jantung Anda, sehingga pengidap hipertensi berpotensi mengalami serangan jantung, stroke, atau penyakit ginjal.

hipertensi tensi
Pengukuran tekanan darah dalam takaran merkuri per milimeter (mmHG) dan dicatat dalam dua bilangan, yaitu tekanan sistolik dan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan darah saat jantung berdetak memompa darah keluar. Sedangkan tekanan diastolik merupakan tekanan darah saat jantung tidak berkontraksi (fase relaksasi) . Saat ini darah yang baru saja dipompa keluar jantung (tekanan sistolik), berada di pembuluh arteri dan tekanan diastolik juga menunjukkan kekuatan dinding arteri menahan laju aliran darah.

Pencegahan dan Pengobatan Hipertensi

Jika tekanan darah Anda tinggi, pantaulah dengan ketat sampai angka tersebut turun dan bisa dikendalikan dengan baik. Dokter biasanya menyarankan perubahan pada gaya hidup yang termasuk dalampengobatan hipertensi sekaligus pencegahannya.

hipertensi pencegahan

Langkah tersebut bisa diterapkan melalui:
1. Mengonsumsi makanan sehat.
2. Diet rendah garam, lemak dan kafein.
3. Berhenti merokok.
4. Berolahraga secara teratur.
5. Menurunkan berat badan, jika diperlukan.
6. Mengurangi konsumsi minuman keras.
Mencegah hipertensi lebih mudah dan murah dibandingkan dengan pengobatan. Karena itu, pencegahan sebaiknya dilakukan seawal mungkin. Jika didiamkan terlalu lama, hipertensi bisa memicu terjadinya komplikasi penyakit lain misal  diabetes yang bahkan bisa mengancam jiwa.

Baca Juga

Bahaya Manfaat Kerokan

Mengenal Diabetes

Cara Mendapatkan Modal Usaha dari CSR Perusahaan di  Cilacap

Goa Ratu Nusakambangan Indah dan Menakjubkan

Komunitas-di Cilacap yang Asyik danBermanfaat

Jadwal dan Harga Tiket Kereta Api Cilacap Maret 2016

Jadwal SIM Keliling POLRES Cilacap

Batik Keren Cantik dan Unik dari Cilacap

Cara dan Syarat Mengurus SIM di POLRES Cilacap

Jenis Kilang dan Produk PT Pertamina Persero UP IV Cilacap

Bandara Tunggul Wulung akan menjadi Bandara Komersil

Tempat Wisata Nusakambangan

Cara mengurus STNK yang hilang

Klinik Bhina Husada 1 Menerima Pasien BPJS

menu Kuliner Cilacap yang Wajib Dicicipi

Keindahan Pantai Teluk  Penyu Cilacap